Wednesday, July 1, 2015

JENIS KARGO UDARA

C. JENIS KARGO UDARA
1. Pengertian dan Klasifikasi Cargo
Menurut Suharto Abdul Majid & Eko Probo D. Warpani (2009:95) kargo adalah ”Semua
barang yang dikirim melalui udara (pesawat terbang), laut (kapal) atau darat (truk kontainer) untuk
diperdagangkan, baik antar wilayah atau kota di dalam negeri maupun antar negara (internasional)
yang dikenal dengan istilah ekspor-impor.”
Apapun jenisnya, semua barang kiriman kecuali benda–benda pos dan bagasi penumpang, baik
yang diperdagangkan (ekspor-impor) maupun untuk keperluan lainnya (non komersial)
dikategorikan sebagai kargo.
Pengertian kargo menurut IATA (2005:50) adalah Semua barang yang diangkut atau yang
akan diangkut dengan pesawat udara dengan menggunakan Airwaybill / SMU tetapi tidak termasuk
pos atau barang lain yang dimuat dalam perjanjian konvensi pos internasional dan bagasi yang
disertai tiket penumpang atau check baggage.
           Secara umum Cargo dapat diklasifikasikan sebagai berikut :
1. General cargo adalah kargo atau barang yang pada umumnya memiliki sifat yang tidak
    membahayakan, tidak mudah rusak, busuk atau mati, barang yang tidak memerlukan
    penanganan khusus, persyaratan pengangkutan memenuhi ketentuan yang berlaku, serta
    ukuran dan beratnya dapat ditampung kedalam ruangan ( Compartment ) pesawat udara,
    sehingga barang-barang tersebut dapat diberangkatkan seperti garmen, spare part, elektronik
 
2. Special Cargo adalah kargo atau barang-barang yang memerlukan penanganan khusus baik
dalam penerimaan, penyampaian, atau pengangkutan, seperti :
a. Live Animal ( AVI )
    adalah hewan-hewan hidup yang dikirim melalui pesawat udara seperti anak ayam,
    kuda, kambing, ikan dll.
b. Human Remain ( HUM )
    adalah mayat manusia. HUM, yang dibagi menjadi dua yaitu :
 Uncremated in coffin adalah mayat yang masih berbentuk jasad yang diangkut
     dengan menggunakan peti jenazah.
 Cremated yaitu jenazah yang sudah berupa abu ( ashes ) dan biasanya dikirim
    dengan menggunakan kotak guci atau kotak kayu.
c. Perishable goods ( PER )
    adalah barang - barang yang mudah sekali rusak, hancur, atau busuk, seperti buahbuahan,
    sayuran, daging, bunga, ikan dan bibit tanaman.
d. Valuable goods ( VAL )
    adalah barang-barang yang memiliki nilai yang tinggi atau barang-barang berharga
    seperti emas, intan, berlian, cek, platina, dll.
e. Strongly smelling goods
    yaitu barang yang memiliki bau yang sangat menyengat seperti durian, minyak
    wangi, minyak kayu putih.
f. Live Human Organ ( LHO )
    adalah barang - barang yang berupa organ tubuh manusia yang masih berfungsi
    seperti bola mata, ginjal, hati.
g. Diplomatic Pouch (DIP)
    yaitu barang-barang kiriman diplomatik.
 
3. Dangerous goods ( DG ) adalah kargo atau barang-barang yang berbahaya yang dapat
    mengakibatkan terganggunya kesehatan, dan keselamatan penerbangan. Dangerous goods terbagi menjadi sembilan kelas yaitu :
1. Exsplosive goods ( REX ) adalah barang-barang berbahaya yang mudah meledak
    seperti mesiu, peluru, petasan, kembang api.
2. Gasses ( RPG ) adalah barang - barang yang mudah menguap seperti Butane,
    Hydrogen, Propane.
3. Flammable liquids ( RFL ) adalah barang -barang yang barsifat zat cair dan mudah
    terbakar seperti certain paints, Alcohols, Varnishes.
4. Flammable Solids ( RFS ) adalah barang - barang zat padat dan mudah terbakar
    seperti Matches ( Korek api )
5. Oxidizing Substances ( ROX ) & Organic peroxide adalah barang - barang yang mudah
    menguap, jika dihirup manusia mengakibatkan pusing atau
    mengantuk seperti Calcium chlorate, ammonium nitrate.
6. Toxic ( RPB ) & Infectious Substances ( RIS ) adalah barang -barang yang mengandung racun
    seperti sianida,pestisida, virus hidup,bakteri hidup, virus HIV.
7. Radioactive Material ( RFW ) adalah zat yang bila terkena sinar akan bereaksi dan dapat
    membahayakan bagi manusia, hewan dan beberapa jenis kargo.
8. Corrosives ( RCM ) adalah barang-barang yang mengandung karat seperti asam baterai dan
    merkuri.
9. Miscellaneous Dangerous goods ( RMD ) adalah barang-barang lain yang dianggap
    berbahaya dan mengancam keselamatan penerbangan apabila diangkut dengan menggunakan moda
    udara seperti magnet, biang es, kendaraan, kursi roda elektrik dll.

2. Standard Operation Prosedure (SOP) : Pengiriman Kargo Udara
I. Kargo Domestic
a. Menentukan Berat Kargo

    Metode untuk menentukan berat barang kiriman didasarkan pada 2 (dua) cara perhitungan yaitu :
- Berdasarkan Volume Barang
  Perhitungan berat untuk barang-barang yang berukuran besar tetapi memiliki berat yang ringan,
   akan dihitung berdasarkan volumenya dengan rumus :
  (Panjang x Lebar x Tinggi)/ 6000 = Volume
- Berat Asli (Actual Weight)
Perhitungan berat berdasarkan angka yang tertera pada timbangan.
Keterangan :
Hasil dari kedua pengukuran diatas akan diperhitungkan mana yang lebih besar.
b. Pengisian Airwaybill
             Untuk pengisian Airwaybill atau STTP (Surat Tanda Terima Pengiriman) dapat dilakukan
    oleh petugas kurir cargo dengan lengkap dan jelas.
    Airwaybill atau STTP sebelum dibawa bersama dengan Shipment (Barang Kiriman) harus
    ditandatangani oleh Shipper (Pengirim) dan kurir akan memberikan lampiran sebagai tanda bukti
    pengiriman.
c. Ukuran Kemasan (Packaging)
             Ukuran kemasan harus disesuaikan dengan ukuran pintu pesawat yang akan dipergunakan
    dengan ukuran sebagai berikut :
    Panjang : 150 cm
    Lebar : 110 cm
    Tinggi : 80 cm
    Keterangan : Ukuran tidak mengikat tergantung jenis pesawat pengangkut.
 
2. Kargo Ekspor
Secara umum proses outgoing kargo ekspor adalah sebagai berikut :
Kargo yang akan dikirim akan dilakukan pembukuan (reservation) terlebih dahulu, Setelah
melakukan reservation, kargo akan dibawa ke Gudang Penerimaan Kargo (Warehouse Acceptance),
untuk penanganan sbb :
- Form Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) dan Pemberitahuan Ekspor Barang Tertentu (PEBT)
- Form Shipper Letter of Instruction (SLI)
- Packing List
- Perishable dan Live Animal dilengkapi dokumen karantina
- Dokumen pelengkap lainnya.
Dari proses di gudang penerimaan, kargo akan dibawa ke unit Bea dan Cukai (customs)
untuk mendapatkan persetujuan muat (fiat muat) apabila dokumen pengangkutan sudah lengkap.
Persetujuan itu berupa pengecapan stempel, dimana stempel tersebut sebagai tanda bahwa kargo
yang bersangkutan diizinkan oleh pihak bea cukai untuk dikirim.
Kemudian kargo yang dikirimkan sebelum disimpan di gudang pengiriman (Warehouse Movement)
dilakukan pemeriksaan X-Ray terlebih dahulu, untuk mengetahui isi yang akan dikirim.
Setelah pemeriksaan tersebut maka kargo akan disimpan di gudang (Storage area). Kargo yang akan
dikirim akan di packing ulang dengan menggunakan plastik di Build up area. Jika sudah siap, kargo
akan dimuat ke pesawat.
 
3. Kargo Impor
Untuk proses handling kargo impor, dapat digambarkan sebagai berikut :
Kargo diturunkan dari pesawat dan dibawa ke Break Down Area menggunakan dollies.
        Di Break Down Area, cargo dilakukan proses pemisahan dan dilakukan proses pencatatan Airway Bill.
Setelah itu cargo akan disimpan di Import Warehouse / Acceptance Import untuk pemeriksaan fisik
cargo dan dokumen-dokumennya.
Pihak Warehouse Operator akan mengirimkan NOA (Notice Of Arrival) kepada consignee dengan
tujuan untuk memberitahukan bahwa cargo telah sampai dan siap diambil.
Saat consignee mengambil cargo, consignee dikenai biaya sewa gudang.
Setelah consignee menyelesaikan pembayaran maka proses selanjutnya adalah pemeriksaan bea &
cukai. Proses ini mirip dengan proses kedatangan penumpang internasional dimana terdapat jalur
hijau dan jalur merah. Setelah pemeriksaan bea & cukai, cargo dapat dibawa oleh consignee.
Jika ada cargo yang diterima baik import maupun domestik tidak diambil oleh consignee, maka
operator warehouse cargo akan menyimpannya di gudang overflow.
Khusus barang kargo internasional, jika consignee tidak mengambil barang sampai masa 30 hari,
maka customs menyatakan barang tersebut sebagi barang tidak dikuasai. Dan dipindahkan ke
gudang atau tempat penimbunan pabean, apabila 30 hari kemudian belum ada pemiliknya maka
barang tersebut dikuasai oleh negara.
 
4. Dangerous Goods
         Khusus untuk Dangerous Goods penanganannya dengan cara dipisahkan ditempat yang
khusus untuk Dangerous Goods. Pemuatan Dangerous Goods ini sendiri tergantung dari kebijakan
Airline Operator. Ada Airline Operator yang mengijinkan Dangerous Goods diangkut di pesawatnya
(dengan batasan tertentu), namun ada juga airline yang tidak mengijinkan sama sekali Dangerous
Goods diangkut di pesawatnya.
       Air Cargo atau disebut juga Barang, adalah segala sesuatu yang diangkut atau akan diangkut dalam sebuah pesawat udara, kecuali :
- Pos atau barang lainnya yang diangkut sesuai dengan ketentuan Konvensi Pos Internasional.
- Bagasi yang dibawa penumpang sesuai tiket penumpang.
- Unaccompanied baggage atau bagasi yang dikirim menggunakan AWB adalah cargo.
   Pada prinsipnya Airlines hanya menerima cargo dalam kondisi siap untuk diangkut atau
   “ready for carriage“. Siap untuk diangkut yang berarti cargo sudah dipacking dengan dokumen
   yang lengkap sesuai dengan ketentuan Airlines, IATA, dan Negara tempat pemberangkatan maupun
   tujuan. Hal ini yang menyebabkan lebih banyak cargo melalui agen cargo daripada perorangan.
   Cargo dalam dunia penerbangan (IATA) dapat dikategorikan berdasarkan jenis penanganannya
- General Cargo, cargo yang tidak memerlukan penanganan khusus.
- Special Shipment, adalah cargo yang memerlukan penanganan khusus, seperti
   perishable cargo, live animal, dangerous goods, valuable cargo, news material, dll.
- Special Cargo Products, adalah produk seperti express cargo, courier servive, same
   Day delivery, dsb
 
3. Pihak – pihak Terkait dalam Pengiriman Cargo
    Ada tiga pihak utama yang terkait dengan pengiriman kargo, yaitu :
a. Pihak pengirim ( shipper ) : Shipper bisa berupa perorangan, badan usaha, dilakukan secara
    langsung tanpa perantara, atau melalui jasa freight forwarder
b. Pihak pengangkut ( carrier ) : Carrier bisa berupa cargo sales airline, cargo sales
    agent, airline / air charter yang juga berfungsi sebagai pengangkut kargo.
c. Pihak penerima ( consignee ) : Consignee bisa berupa perorangan, badan usaha
    maupun dalam bentuk cargo agent.
 
4. Standard Operation Prosedure (SOP) : Warehousing Aktivities
a. Aktifitas Inbound
           Pada gudang inbound ada beberapa unit yang terkait dengan penanganan kargo, seperti
unit acceptance, document processing, storage, dan break down area. Pada prinsipnya penerimaan
dan pengiriman kargo ada dua hal yaitu dokumen dan kargo.
ACCEPTANCE (Inbound) AREA
Acceptance di gudang impor adalah unit yang bertugas melakukan verifikasi dokumen
sebelum menjalani proses lebih lanjut. Tata cara acceptance cargo dengan terlebih dahulu memilah
dokumen dan selanjutnya didistribusikan ke unit storage, cargo delivery, rush handling,
transfer/transit, bea cukai, dan karantina, kantor pos tukar bandara setempat ataupun warehouse
operator lain untuk proses over bringen (OB)
Memeriksa data pada MAWB antara lain :
• (1) Special Handling Information
• (2) Commodity
• (3) Sistem Pembayaran (collect atau prepaid)
• (4) Tujuan akhir pengiriman
• (5) Nama dan alamat consignee
 
BREAK DOWN AREA
Break down area adalah tempat kargo dibongkar atau diturunkan dari ULD. Pelaksanaan
breakdown adalah sebagai berikut:
1. Petugas mendapatkan break down plan dari petugas acceptance
2. Petugas akan memeriksa kondisi ULD secara saksama sebelum kargo diturunkan.
3. Pada saat kargo dibongkar, petugas akan mencatat :
    § Kondisi ULD
    § Nomor ULD
    § Kondisi segel
    § Nomor MAWB dan jumlahnya per ULD
    § Nomor HAWB dan jumlahnya per ULD
    § Jenis, warna, dan cirri kemasan
4. Apabila ada special cargo, petugas akan segera mengalokasikannya sesuai dengan jenis
    kargonya, kecuali ada permintaan sendiri dari pemilik kargo.
5. Apabila ada kargo angkut lanjut, petugas akan segera menyiapkan kargo dan dokumennya
    untuk diproses lebih lanjut.
6. Petugas menyerahkan hasil breakdown ke petugas storage untuk ditempatkan.
7. Setelah selesai, petugas akan mengirimkan hasil break down ke unit-unit terkait lainnya
    melalui telex dan atau email.
 
STORAGE
Seperti telah dibahas sebelumnya, mekanisme storage harus mengikuti seperti yang tercantum
dalam AHM 330. Storage import terbagi menjadi beberapa area seperti be handle area, over flow
area, dan area-area lain untuk special cargo.
Adapun proses storage dapat dideskripsikan sebagai berikut :
1. Petugas menerima kargo yang telah selesai proses break down
2. Petugas mendapatkan cargo dalam area storage sesuai dengan lokasi yang telah
    ditetapkan. Pengelompokkan kargo dalam storage bisa didasarkan atas beberapa hal,
    antara lain jenis kargo, nomor airwaybill, jenis komoditas, ukuran atau beratnya.
3. Petugas juga harus menyiapkan kargo yang akan diserahkan kepada consignee.
4. Petugas melaksanakan stock opname tiap hari.
 
CARGO DELIVERY
Cargo delivery adalah unit yang berhubungan langsung dengan consignee, freight forwarder, atau
PPJK (Perusahaan Pengurusan Jasa Kepabeanan). Pekerjaan unit ini dapat dideskripsikan sebagai
berikut :
1. Petugas menerima dokumen yang telah diproses oleh unit acceptance.
2. Petugas melakukan Notice of Arrival (NOA) melalui telepon, fax, atau email.
3. Pada saat consignee/freight forwarder/PPJK datang, petugas akan meminta kartu
    identitas (KTP,passport,SIM, dan lain-lain) baru setelah itu dokumen asli diserahkan
    untuk diproses lebih lanjut.
4. Apabila kewajiban kepabeanan dan sewa gudang telah selesai diakukan, petugas akan
    mengeluarkan surat/form yang menyatakan bahwa kargo sudah boleh dibawa keluar
    gudang.
Ø Prasarana yang terdapat di gudang untuk menunjang kelancaran petugas, yaitu :

a) Strong room
• Merupakan tempat atau fasilitas penyimpanan barang-barang berharga.
b) AC room
• Merupakan lokasi atau ruangan penyimpanan barang atau kargo yang mempunyai
   temperature suhu dari 150C sampai dengan 250C.
c) Cool room
• Merupakan tempat atau fasilitas penyimpanan barang atau kargo yang mempunyai
   Temperature suhu dari 20Csampai dengan 80C.
d) Cold Storage
• Merupakan tempat atau fasilitas penyimpanan barang atau kargo yang mempunyai
  Temperature suhu dari 10 C sampai dengan minus 25 oC.
e) Dangerous goods room
• Merupakan lokasi atau penyimpanan khusus barang atau kargo yang berbahaya
f) Location/Blok (general cargo)
• Merupakan area penyimpanan barang partai/jumlah, berat, dan dimensi yang
   besar.
g) Rush handling warehouse
• Gudang yang dipakai untuk menimbun/menyimpan barang yang sifatnya segera
   harus diterima/ diberangkatkan atau harus segera diserahkan kepada penerima
   barang.

b. Aktifitas Outbound
ACCEPTANCE (Outbond) AREA
Acceptance Area adalah area tempat shipper/freight forwarder melaporkan cargo yang akan
dikirim. Ada dua cara pelaporan :
1. Pelaporan secara lisan.
2. Pelaporan dengan menggunakan Shipper Letter of Instructions.
    Informasi yang disampaikan shipper kepada petugas, meliputi :
a. Nama sarana pengangkut dan nomor penerbangan
b. Rencana tanggal keberangkatan
c. Nama dan alamat shipper
d. Nama dan alamat consignee
e. Airport asal
f. Airport tujuan
g. Nomor MAWB
h. Jumlah kargo
i. Berat kargo
j. Dimensi kargo
k. Dan data-data penunjang lain
    Petugas acceptance dapat menerima kargo dan pos dari :
1. Shipper
2. Freight forwarder/cargo agent
3. Transfer dari airline lain

D. DOKUMEN ANGKUTAN UDARA
1. Jenis Dokumen dalam Angkutan Udara
            Dokumen pendukung dalam penanganan dan pelayanan handling kargo dapat bedakan
menjadi, sebagai berikut :

a. Kargo Domestik
1. Acceptance :
 - CBA (cargo booking advice),
- PTI (pemberitahuan tentang isi),
- BTB (bukti timbang barang),
- SMU (surat muatan udara),
- CN 38 (pos), Shipper Declaration for Dangerous Goods, Checklist for Dangerous Goods,
- DB (delivery bill),
- DRSC (untuk kasir)/ Bordrel,
- Pertelaan (untuk kasir).
 2. Out Going  : 
-  CBA Cargo Booking Advice
- CLP (cargo load plan),
- SMU (surat muatan udara),
- CN 38 (pos), Checklist Buildup,
- MCO (Manifest Cargo Outbond),
- NOTOC (Notification to Captain),
- DO (delivery order) penarikan kargo.
3. Incoming :
 - MCI (Manifest Cargo Inbound),
- SMU (surat muatan udara),
- NOA (notice on arrival),
- DO (delivery order),
- DB (delivery bill),
- Surat Jalan,
- DRSC (untuk kasir),
- Pertelaan.

b. Kargo Ekspor
1. Acceptance :
 - CBA (cargo booking advice),
- SLI (shipper`s letter of instruction),
- BTB (bukti timbang barang),
- Shipper Declaration for Dangerous Goods,
- Checklist for Dangerous Goods,
- Shipper Certification for LAR,
- AWB (airwaybill),
- CN 38 (pos),
- Payment Voucher,
- CCA,
- DB (delivery bill),
- DRSC (untuk kasir)/ Bordrel,
- Pertelaan (untuk kasir),
- PEB/PEBT (pemberitahian export barang tertentu).
 
- CBA (cargo booking advice),
- CLP (cargo load plan),
- AWB (airwaybill),
- CN 38 (pos),
- Checklist Build up,
- Build up Report,
- MCO (Manifest Cargo Outbound),
- NOTOC (notification to captain),
- DO (delivery order) penarikan kargo.
3. Transit : 
- Manifest inbound dan Manifest outbound,
- AWB (airwaybill),
- CN 38 / AV 7 (pos),
- Checklist Build up,
- NOTOC (notification to captain),
- DO (delivery order).
 
c. Kargo Impor
1. Acceptance :
 - MCI (Manifest Cargo inbound),
- AWB (Airwaybill),
- Checklist break down,
- Overbringen.
2. Document Processing :
 - Manifest cargo Inbound,
- AWB (airwaybill),
- NOA (notice on arrival),
- DO (delivery order),
- Pecah PU,
- DB (delivery bill),
- OR (office receive),
- DRSC (untuk kasir), dan
- Pertelaan.
3. Warehouse : 
- DO (delivery order),
- Surat Jalan,
- BC 1.2 (untuk Bea & Cukai),
- PIB/PIBT (pemberitahuan impor barang tertentu).
4. Rush Handling : 
- Manifest Cargo inbound,
- AWB (airwaybill),
- CN 38/AV-7 (pos),
- DO (delivery order),
- DB (delivery bill),
- Surat Jalan,
- BC 1.2 (untuk Bea & Cukai),
- BC 2.3 (untuk Bea dan Cukai barang pabrik setengah jadi),
- DRSC,
- Pertelaan.
2. Fungsi dan Kegunaan Dokumen
Adalah tanda bukti transaksi tentang pengiriman barang melalui jasa angkutan udara untuk
daerah Domestik antara pihak pengirim dengan pihak airlines operator yang mana masing-masing
pihak sudah mengetahui tentang persyaratn atau ketentuan terhadap barang kiriman termasuk
tanggung jawab dan sanksi masing-masing pihak.
1. AWB/SMU : (Air WyBill/ Surat Muatan Udara)
    Harus dibuat sesuai dengan Rule Section 6.2, akurat dan lengkap didalam pengisisan
    semua kolom yang ada didalam AWB/SMU tersebut.
    Airwaybill atau SMU adalah dokumen non-negotiable yang minimum terdiri dari 8 (delapan)
    copy yaitu:
a. Original 3 (yang berwarna biru), yang diberikan kepada shipper dan berguna untuk :
    1) Bukti penerimaan barang
    2) Bukti tertulis dari perjanjian antara pengangkut dengan si pengirim, bagi
    sebuah kontrak pengangkutan.
b. Original 1 ( warna hijau) dan diperuntukan bagi pengangkut dan berguna untuk penyelesaian
    accounting, juga sebagai bukti dari Kontrak Pengangkutan.
c. Original 2 (warna pink) yang diberikan kepada consignee (sipenerima barang). Original 2
    ini akan menyertai barang kiriman sampai ditempat tujuan, selanjutnya akan diserahkan kepada
    Consignee, Sedangkan copy-copy lainnya, adalah copy dari original tersebut, dan sesuai dengan
    indikasi yang terdapat dibaris bawah.
d. Original 3 untuk sipengirim
e. Original 1 dipruntukkan bagi carrier
f. Copy no.8 diperuntukkan bagi agent
g. Dokumentasi dari ongkos yang terjadi
h. Dokumentasi dari perubahan atas permintaan shipper (shipper`s right disposition).
          Airwaybill atau SMU adalah cargo dokumen yang diterbitkan oleh carrier (pengangkut) atau
agent yang dikuasakannya. Airwaybill atau SMU mempunyai fungsi bermacam – macam yang
penting yaitu :
a. Bukti tertulis dari kesimpulan Contract pengangkutan
b. Bukti dari penerimaan barang kiriman
c. Sebagai bukti penagihan ongkos kirim (jika CCX shippment)
d. Sertifikat asuransi dari barang kiriman
e. Sebagai acuan bagi pengangkut dalam melaksanakan pengiriman dan penyerahan barang
kiriman ditempat tujuan.
Sesuai dengan Convensi Warsawa dan Hague Protocol, dan sesuai dengan syarat
yang tertera dipersyaratan pengangkutan, maka sipengirim (shipper)lah yang akan menyiapkan
penerbitan airwaybill atau SMU. Sipengirim bertanggung jawab atas kebenaran tentang hal
yang berhubungan dengan kiriman barang yang ia tuliskan di airwaybill atau SMU, atau yang
telah dituliskan atas nama pengirim.
Sipengirim akan bertanggung jawab akan hal yang merugikan, atau merusakkan, yang
diakibatkan karena kesalahan, ataupun ketidak benaran, ataupun kekurangan, untuk hal
yang tertulis di airwaybill atau SMU. Meskipun penulisan tersebut tidak dilakukan oleh sipengirim
sendiri, oleh agen yang dikuasakannya, atau orang lain yang dikuasakannya. Dengan ditanda
tanganinya airwaybill atau SMU tersebut, sekaligus sipengirim setuju terhadap segala syarat
pengiriman, yang tercantum dibelakang airwaybill atau SMU sebagai kontrak pengangkutan.
Perkataan Not Negotiable yang tercantum di airwaybill atau SMU berarti bahwa airwaybill
atau SMU tersebut adalah bersifat langsung, dan bersifat non negotiable yang berbeda dengan
Bill of Lading dari pengangkutan laut. Siapapun tidak boleh menerbitkan airwaybill atau SMU
negotiable, sehingga siapapun tidak boleh menghilangkan perkataan “Not Negotiable” dari
airwaybill tersebut.
 
2. Bukti Timbang Barang (BTB)
    Formulir/Dokumen yang dikeluarkan oleh pihak pengangkut/Warehouse Operator,
             Sebagai bukti hasil dari penimbangan serta pengukuran dimensi barang/ kargo yang akan dikirim  dan memiliki fungsi sebagai :
1. Keselamatan Penerbangan
2. Perhitungan Tarif
3. Batas Muat Dasaran ( Contact Area )
4. Penentuan Loading/ Unloading Equipment.
3. Pemberitahuan Tentang Isi (PTI)
    PTI adalah Formulir yang dipergunakan oleh Shipper/pengirim barang untuk
    menginstruksikan kepada pengangkut (Airlines) agar menerbitkan SMU/AWB, setelah dilakukan
    proses timbang barang serta dibuatkan BTB.
    PTI berfungsi Menyediakan semua perincian data-data yang diperlukan untuk membuat
    atau enerbitkan Surat Muatan Udara (SMU).
4. Delivery Bill (DB)
    Tanda bukti pembayaran sewa gudang, baik inbound maupun outbound cargo
 
E. CARGO HANDLING
Cargo Handling adalah suatu rangkaian proses pekerjaan penyelesaian kargo saat mulai
diterima sampai dimuat ke dalam pesawat untuk diangkut dari suatu kota ke kota lain di dalam dan
luar negeri.
- Proses pekerjaan antara lain adalah :
1. Penerimaan (Acceptance).
2. Timbang barang.
3. Pembuatan Dokumen Angkut (Documentation).
4. Build-up / Break-down dari dan pallet/container atau gerobak.
5. Penarikan dari gudang ke pesawat dan sebaliknya.
6.Loading ke pesawat dan unloading dari pesawat.
7. Penyimpanan (storage).
8. Pengiriman (delivery)
            Cargo Handling dapat berjalan baik apabila sistem dan prosedur serta sarana dan prasarana
yang dimiliki gudang dan pergudangan di masing–masing stasiun mencukupi dan pelaksanaan
pekerjaan dilakukan dengan benar sesuai operating procedure.
1. Sistem
    Untuk pembuatan bukti timbang barang / BTB digunakan program yang di-install dalam
    Computer.Manifest Cargo dibuat dengan menggunakan mengisi form yang telah tersedia.
2. Prosedur
    Setiap gudang mempunyai acuan kerja yaitu Standard Operation Procedure (SOP); berupa tindakan
    yang harus dilaksanakan petugas gudang agar pekerjaan operasional dapat berjalan
    lancar.Peraturan mengenai syarat dan tata cara menerima, menyusun barang kiriman ke pallet dan
    kontainer serta menarik dan memuat barang ke pesawat secara korporasi terdapat dalam manual
    Airlines.Peraturan lainnya terdapat dalam Cargo Information Notice sebelum dibakukan dalam
    manual.Pencatatan kegiatan sehari-hari antara shift terutama bila terjadi irregularities dilakukan
    dengan mengisi log book.
3. Sarana & Prasarana di Gudang
    Sarana dan prasarana yang ada di gudang antara lain Timbangan, Computer, Printer, Ruang kantor,
    telepon, Mesin X Ray, Mesin Telex, Fasilitas bergerak, Fasilitas tidak bergerak.
 
1. Prosedure Handling Kargo Secara Umum
a. Petugas menerima SLI dari shipper atau yang mewakili dan melakukan pemeriksaan terhadap
    fisik maupun dokumen untuk meyakinkan bahwa kargo tersebut telah memenuhi persyaratan.
    Pemeriksaan meliputi dokumen pelengkap, misalnya Material Safety Data Sheet (MSDS),
    Shipper Declaration for Dangerous Goods, Shipper Certification for Live animal, sertifikat
    karantina, dan lain-lain. Sementara itu, pada pemeriksaan fisik kargo petugas harus memastikan
    bahwa kargo jumlahnya sesuai dengan yang tertera pada label, kemasan dalam kondisi baik,
    marking dan label sesuai dengan ketentuan, dan untuk kargo yang disegel, pastikan segel tidak
    rusak.
b. Setelah proses pemeriksaan dokumen dan fisik selesai, petugas akan menerbitkan Bukti Timbang
    Barang (BTB)
c. Petugas memeriksa bukti pembayaran sewa gudang.
d. Petugas memeriksa Master Airwaybill, apakah nomor sudah sesuai dengan BTB dan bukti
    pembayaran sewa gudang, memastikan apakah pengisian MAWB sudah benar dan sama
   dengan yang tertera di BTB.
e. Petugas memastikan bahwa cargo telah mendapatkan tanda persetujuan muat dari bea & cukai.
f. Petugas memastikan bahwa kargo telah menjalani proses X-Ray atau pemeriksaan dengan cara
   lain, misalnya metal detector, stay 24 jam ataupun pemeriksaan isi kemasan.
g. Petugas mengistruksikan kepada petugas terkait untuk memindahkan cargo ke storage
 
2. Prosedur Handling Kargo Ekspor Impor
             Ada beberapa syarat prosedural yang harus dilakukan baik untuk mengekspor maupun
mengimpor barang. Untuk mengirim barang, hal-hal yang harus dilakukan adalah sebagai berikut :
a. Bila seseorang ingin mengirim barang/kargo, yang harus dilakukan adalah mendatangi kantor
    cargo agent/freight forwarder dengan membawa barangnya. Di sana barang akan ditimbang dan
    diperiksa packingnya. Bila memenuhi syarat, maka akan dibuatkan dokumen Air Waybill (untuk
    pengiriman dalam negeri dibuatkan surat muatan udara). Biaya pengiriman bisa dibayar di muka
    (prepaid) atau di tempat tujuan (collect).
b. Selanjutnya cargo agent atau freight forwarder akan datang ke area pergudangan, khususnya ke
    Acceptance Counter untuk memproses kargo tersebut.
c. Dokumen-dokumen pelengkap kargo dibawa ke pabean untuk diperiksa dan disetujui.
    Bila nemenuhi syarat, barang siap untuk dikirim.
d. Selanjutnya barang disimpan dan di built up di gudang outbound sampai tiba waktunya untuk
    dinaikkan atau dimasukkan ke dalam cargo compartment pesawat.
e. Tahap berikutnya adalah proses pengeluaran barang yang diterima, yaitu setelah barang
    diturunkan dari pesawat terbang, barang akan disimpan lebih dahulu di gudang impor dan
    gudang rush handling.
f. Si penerima barang akan mendapatkan pemberitahuan tentang adanya barang kiriman (notice of
    arrival) berupa surat, email, atau melalui telepon dari petugas di gudang inbound.
g. Consignee dalam hal ini bisa diwakili oleh freight forwarder, datang ke gudang inbound untuk
    melakukan proses pengambilan kargo tersebut.
h. Barang digudang impor hanya bisa dikeluarkan setelah diperiksa (dinyatakan clearance) oleh
    pihak pabean dan pembayaran pajak dan atau bea masuk atas barang tersebut telah iselesaikan.

Friday, May 8, 2015

CLAN MEMBER ALWAAN F


CLAN MEMBER ALWAAN F

Leader: Okta




NO. ID NAMA ALAMAT

1 azam sukarna jakarta

2 janeh dwi jakarta

3 ozie ozie jakarta

4 Fa'iq Al-Ghazi aliando jakarta

5 pandini dini jakarta

6 aguz shilvester aguz riau

7 andy jpr andy riau

8 Bandang69 handoko riau

9 bon's 007 riau

10 Boo hanif riau

11 Dani dani riau

12 eko e.s eko riau

13 frisando frisando riau

14 iRfan irfan riau

15 Jerry jerry riau

16 khan fajar riau

17 mbeng bambang riau

18 MR.dHiE dian riau

19 Naufal jR. naufal riau

20 Obeng Bunga riau

21 RorryGPS rorry riau

22 Rudi NR rudi riau

23 TARIK JABRIK bima riau

24 wahyu.s wahyu riau

25 welly veski hanif riau

26 alfani14 alfani tangerang

27 andry andry tangerang

28 ENO*99 yono tangerang

29 Fa'iq Al-Ghazi (CO) fahmi tangerang

30 jaib slank jaib tangerang

31 okta city okta tangerang

32 seno*99 yono tangerang

33 ucin c'bolang ucin tangerang

34 zero90 awie tangerang

35 mbem sofia yogyakarta

37 bhaday#25

38 sabil sabil

39 dicky hansome

40 nicolas teguh





















Friday, April 3, 2015

Root Android dengan iRoot (tanpa PC)


Persiapan awal sebelum melakukan Root:
Aplikasi yang tidak terdapat di Play Store, Google Play, atau App Store terlebih dahulu harus di download di komputer, lalu dimasukkan ke perangkat Android menggunakan kabel data. Jika membutuhkan USB Driver untuk menghubungkan Android dan PC, silahkan cari dulu driver yang sesuai dengan perangkat Ponsel yang digunakan DISINI

Untuk menginstall aplikasi di luar Play Store, masuk ke Setting >> Security >> Unknown Source. Lalu centang/ aktifkan Aktifkan juga USB Debugging, pergi ke Settings >> Developer Options >> centang USB Debugging. 

Sedangkan utk Android versi 4.2 atau 4.3 ke atas, masuk ke Setting >> About Phone >>Tekan Build Number sebanyak 7x sampai muncul pesan "You are now a developer!"
Masuk juga ke Setting >> Developer Option >> centang USB Debugging.
 Root Android dengan iRoot (tanpa PC) , cara root android tanpa pc, cara root android tanpa komputer, cara mudah root android  sarewelah.blogspot.com

Cara Root menggunakan iRoot:
  1. Download Rootmaster DISINI.
  2. Buka Rootmaster tunggu proses lalu tekan tombol hijau disamping gambar.
  3. Root Android dengan iRoot (tanpa PC) , cara root android tanpa pc, cara root android tanpa komputer, cara mudah root android  sarewelah.blogspot.com
  4. Jika root berhasil akan tampak seperti gambar dibawah ini.

  5. Root Android dengan iRoot (tanpa PC) , cara root android tanpa pc, cara root android tanpa komputer, cara mudah root android  sarewelah.blogspot.com
  6. Restart Android, lalu cek apakah root berhasil atau tidak, menggunakan Root Checker.
Perangkat yang berhasil di Root menggunakan aplikasi iRoot ini antara lain:
  • Polytron W1351
  • Galaxy Ace 3
  • Himax polymer octacore
  • Mito A50
  • Imo Tab Z8 Nero
  • Imo Q8
  • Galaxy S3 mini
  • Tab 3 Lite SM-T111
  • Evercoss Elevate Y2
Jika mencari tutorial root yang lain silahkan cek di bawah ini:

Thursday, April 2, 2015

How To Root Tablet Lenovo IdeaTab A3000-H

How To Root Tablet Lenovo IdeaTab A3000-H

Lenovo IdeaTab A3000-H
Today we are going to show you How to Root Lenovo IdeaTab A3000-H with the easy method. After rooting you smartphone, you can install latest available firmwares on your device, install custom roms, and use apps which require root access. In short, you’ll gain access to your whole device, if know coding a bit, then you may customize it as you want.
After rooting your device, you will lose the device warranty. But you can gain your warranty by unrooting it. JellyDroid will not responsible for what you do with your device. So root Lenovo IdeaTab A3000-H at your own risk.
Here is the simple guide which will teach you how to root Lenovo IdeaTab A3000-H very easily.
  1. Download the latest version of Framaroot and install the APK.
  2. Now, Open Framaroot select the action to perform. Select “Install SuperSU”.
    framarootsupersu
  3. Thereafter, in the rooting menu, Select an exploit in list above to potentially root your device as BOROMIR and proceed further. The rooting has now started and you will be getting an awesome success message.
    framarootboromir
  4. When it i finished, just reboot your IdeaTab A3000-H.
Your lenovo tablet will be start automatically. Just try to find supersu app, if you find any app like this then your device is successfully rooted. You can also verify the root using Root Checker app from the Google Play Store.
To UNROOT, follow the same procedure but select “unroot” while performing step #2 and skip further. It will automatically unroot your device.

Cara Setting Modem ADSL Linksys Untuk Internet Speedy



Model Modem ADSL sangat banyak beredar di pasaran, namun saya lebih suka menggunakan Modem ADSL dari Linksys. Berikut ini kelebihan Modem ADSL Linksys antara lain :
  1. Penyetingan yangrelatif mudah
  2. Mempunyai 4 Slot LAN
  3. Mempunyai Wireless 
  4. Secara otomatis Connect ke Jaringan apabila terjadi Disconnect
Pada postingan kali ini saya akan membagikan sedikit informasi mengenai Cara Setting Modem ADSL Liknsys untuk internet speedy. Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut :
  • Buka Browser anda dan Ketikkan alamat defaultnya 192.168.1.1 dan masukkan username : admin dan password : admin
  • Maka akan muncul Windows Dialog pada Menu Setup, seperti berikut ini :
  • Lalu isikan 
  • Encapsulation : RFC 2516 PPPoE
  • Multiplexing : LLC
  • QoS Type : UBR
  • PCR: Kosongkan
  • SCR : Kosongkan
  • Autodetect : Disable
  • VIrtual Circuit : VPI : 8 (Disesuaikan dengan Kode Wilayah Speedy)VCI : 81 (Disesuaikan juga)
  • User name : diisi dengan Nomor Speedy@telkom.net
  • Password : diisi password Speedy anda
  • Connect on Demand - Max Idle Time : Biarkan tanpa tanda check
  • Keep Alive - Redial Period : Bisa diatur sesuai keinginan kita (Standard 30 detik)
  • Host Name : Kosongkan
  • Domain Name : Kosongkan
  • MTU : Auto
  • Size : 1492 (Standard)
  • Local IP : 192.168.1.1 (Dapat dirubah sesuai Setingan Jaringan Anda)
  • Subnet Mask : 255.255.255.0
  • DHCP Server : Disable
  • Timezone : GMT+07.00 Bangko, Hanoi, Jakarta
  • Lalu Klik SAVE SETTING untuk menyimpan settingan yang telah dibuat.
  • Selesai
Terima Kasih ^^
sumber:http://olandsky.blogspot.com/2013/01/cara-setting-modem-adsl-linksys.html

Monday, March 30, 2015

Cara Install CWM Recovery Samsung Galaxy V SM-G313HZ

Cara Install CWM Recovery Samsung Galaxy V SM-G313HZ

Tips kali ini saya akan berbagi tentang cara Cara Install CWM pada Samsung Galaxy V pada artikel sebelumnya saya sempat memberikan tips Cara Root Galaxy V yang sangat mudah untuk di pelajari. Nah untuk artikel kali ini saya akan memberikan tips untuk oprek samsung galaxy v SM-G313HZ yang mudah-mudahan dapat bermanfaat untuk Anda.
Yang dibutuhkan untuk tutorial kali ini hampir sama dengan cara root galaxy v namun hanya beberapa bahan saja yang berbeda.
Bahan install CWM :
Cara Install CWM Recovery

1. Kita mulai dengan langkah pertama adalah ekstrak semua file .zip kemudian install samsung usb driver pada komputer/laptop, lalu jalankan odin v3.10.
2. Kemudian matikan ponsel samsung galaxy v Anda dan biasanya saya selalu mencabut baterai terlebih dahulu(cabut baterai ketika ponsel sudah mati) kemudian tekan tombol HOME+Volume -(down)+Power(tombol daya), jika sudah maka anda akan menjumpai halaman yang bertuliskan "Warning" pada halaman tersebut tekan tombol "Up (+)" maka akan beralih ke halaman "Download Mode" selanjutnya colokan USB dari HP ke Komputer/Laptop, lalu tambahkan file "CWM Recovery" yang telah di ekstrak dari file .zip menjadi .tar (recovery.tar.md5) kemudian tambahkan CWM tersebut ke AP/PDA pada aplikasi Odin v3.10, jika konek berikut tampilan pada gambar dibawah ini :
3. Selanjutnya klik "Strart" tunggu prosesnya beberapa detik saja, dan jika berhasil maka akan seperti gambah dibawah ini :
Nah sampai disini sudah selesai dan ponsel samsung galaxy v Anda akan Reboot dengan sendirinya, dan untuk test apakah CWM sudah terinstall maka bisa coba pertama Matikan ponsel, jika sudah mati maka tekan dan tahan tombol HOME + Volume+ (up) + Daya(tombol Power) dan jika masuk CWM itu berarti berhasil.

Jika tidak berhasil berarti Anda harus root dulu samsung galaxy v Anda dulu tipsnya disini : Cara Root Samsung Galaxy V
- Special Thank to Allah
- Thank to Forum XDA Developer *(Source : KLIK DISINI

firmware galaxy v

Firmware archive

sumber:http://samsung-updates.com/device/?id=SM-G313HZ&details=SM-G313HZ

Remember! If the flashing process is interrupted (e.g. with KIES) your phone might be very difficult to revive.
Firmwares provided by Samsung-Updates.com are not modified, provided 'as is' from Samsung/carrier servers.



Device Name
Model
Region
Version
OS
OS Version
Build Date
Changelist
Unlock
SM-G313HZ SM-G313HZ VFJ G313HZDBU0AOB4 Android 4.4.2 13.02.2015 4213080 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ NPL G313HZDDU0AOC1 Android 4.4.2 05.03.2015 4387383 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ SLK G313HZDDU0AOC1 Android 4.4.2 05.03.2015 4387383 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ BNG G313HZDDU0AOC1 Android 4.4.2 05.03.2015 4387383 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ GLB G313HZDBU0AOB4 Android 4.4.2 13.02.2015 4213080 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ SMA G313HZDBU0AOB4 Android 4.4.2 13.02.2015 4213080 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ CAM G313HZDBU0AOB4 Android 4.4.2 13.02.2015 4213080 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ XID G313HZDBU0AOB4 Android 4.4.2 13.02.2015 4213080 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ XXV G313HZDBU0AOB4 Android 4.4.2 13.02.2015 4213080 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ XME G313HZDBU0AOB4 Android 4.4.2 13.02.2015 4213080 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ XTE G313HZDBU0AOB4 Android 4.4.2 13.02.2015 4213080 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ XTC G313HZDBU0AOB4 Android 4.4.2 13.02.2015 4213080 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ XSE G313HZDBU0AOB4 Android 4.4.2 13.02.2015 4213080 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ XSE G313HZDBU0AOB1 Android 4.4.2 01.02.2015 4071627 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ XME G313HZDBU0AOB1 Android 4.4.2 01.02.2015 4071627 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ SMA G313HZDBU0AOB1 Android 4.4.2 01.02.2015 4071627 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ CAM G313HZDBU0AOB1 Android 4.4.2 01.02.2015 4071627 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ GLB G313HZDBU0AOB1 Android 4.4.2 01.02.2015 4071627 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ XID G313HZDBU0AOB1 Android 4.4.2 01.02.2015 4071627 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ XXV G313HZDBU0AOB1 Android 4.4.2 01.02.2015 4071627 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ XTE G313HZDBU0AOB1 Android 4.4.2 01.02.2015 4071627 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ XTC G313HZDBU0AOB1 Android 4.4.2 01.02.2015 4071627 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ NPL G313HZDDU0AOB1 Android 4.4.2 01.02.2015 4071627 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ SLK G313HZDDU0AOB1 Android 4.4.2 01.02.2015 4071627 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ BNG G313HZDDU0AOB1 Android 4.4.2 01.02.2015 4071627 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ XID G313HZDBU0ANL1 Android 4.4.2 09.12.2014 3531583 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ SLK G313HZDDU0ANL1 Android 4.4.2 23.12.2014 3665775 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ BNG G313HZDDU0ANL1 Android 4.4.2 23.12.2014 3665775 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ NPL G313HZDDU0ANL1 Android 4.4.2 23.12.2014 3665775 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ XNZ G313HZDBU0ANL2 Android 4.4.2 15.12.2014 3582442 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ XTE G313HZDBU0ANL1 Android 4.4.2 09.12.2014 3531583 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ XTC G313HZDBU0ANL1 Android 4.4.2 09.12.2014 3531583 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ XME G313HZDBU0ANL1 Android 4.4.2 09.12.2014 3531583 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ XSE G313HZDBU0ANL1 Android 4.4.2 09.12.2014 3531583 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ CAM G313HZDBU0ANL1 Android 4.4.2 09.12.2014 3531583 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ SMA G313HZDBU0ANL1 Android 4.4.2 09.12.2014 3531583 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ GLB G313HZDBU0ANL1 Android 4.4.2 09.12.2014 3531583 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ XXV G313HZDBU0ANL1 Android 4.4.2 09.12.2014 3531583 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ VFJ G313HZDBU0ANL2 Android 4.4.2 15.12.2014 3582442 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ SLK G313HZDDU0ANK1 Android 4.4.2 28.11.2014 3426324 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ NPL G313HZDDU0ANK1 Android 4.4.2 28.11.2014 3426324 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ CAM G313HZDBU0ANK3 Android 4.4.2 27.11.2014 3426324 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ XTE G313HZDBU0ANK3 Android 4.4.2 27.11.2014 3426324 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ XME G313HZDBU0ANK3 Android 4.4.2 27.11.2014 3426324 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ SMA G313HZDBU0ANK3 Android 4.4.2 27.11.2014 3426324 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ XSE G313HZDBU0ANK3 Android 4.4.2 27.11.2014 3426324 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ XTC G313HZDBU0ANK3 Android 4.4.2 27.11.2014 3426324 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ GLB G313HZDBU0ANK3 Android 4.4.2 27.11.2014 3426324 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ XXV G313HZDBU0ANK3 Android 4.4.2 27.11.2014 3426324 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ VFJ G313HZDBU0ANI7 Android 4.4.2 30.09.2014 2885902 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ CAM G313HZDBU0ANJ2 Android 4.4.2 21.10.2014 3051644 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ XSE G313HZDBU0ANJ2 Android 4.4.2 21.10.2014 3051644 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ XME G313HZDBU0ANJ1 Android 4.4.2 07.10.2014 2951648 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ SMA G313HZDBU0ANJ1 Android 4.4.2 07.10.2014 2951648 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ XTE G313HZDBU0ANJ1 Android 4.4.2 07.10.2014 2951648 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ XTC G313HZDBU0ANJ1 Android 4.4.2 07.10.2014 2951648 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ GLB G313HZDBU0ANJ1 Android 4.4.2 07.10.2014 2951648 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ SLK G313HZDDU0ANH2 Android 4.4.2 15.08.2014 1946331 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ NPL G313HZDDU0ANH2 Android 4.4.2 15.08.2014 1946331 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ BNG G313HZDDU0ANH2 Android 4.4.2 15.08.2014 1946331 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ XSE G313HZDBU0ANH6 Android 4.4.2 29.08.2014 1946331 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ CAM G313HZDBU0ANH6 Android 4.4.2 29.08.2014 1946331 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ XME G313HZDBU0ANH6 Android 4.4.2 29.08.2014 1946331 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ SMA G313HZDBU0ANH6 Android 4.4.2 29.08.2014 1946331 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ XTC G313HZDBU0ANH6 Android 4.4.2 29.08.2014 1946331 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ XTE G313HZDBU0ANH6 Android 4.4.2 29.08.2014 1946331 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ XXV G313HZDBU0ANH6 Android 4.4.2 29.08.2014 1946331 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ GLB G313HZDBU0ANH6 Android 4.4.2 29.08.2014 1946331 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ BNG G313HZDDU0ANH1 Android 4.4.2 06.08.2014 1946331 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ NPL G313HZDDU0ANH1 Android 4.4.2 06.08.2014 1946331 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ SLK G313HZDDU0ANH1 Android 4.4.2 06.08.2014 1946331 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ XTC G313HZDBU0ANH1 Android 4.4.2 06.08.2014 1946331 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ XME G313HZDBU0ANH1 Android 4.4.2 06.08.2014 1946331 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ XSE G313HZDBU0ANH1 Android 4.4.2 06.08.2014 1946331 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ XTE G313HZDBU0ANH1 Android 4.4.2 06.08.2014 1946331 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ XXV G313HZDBU0ANH1 Android 4.4.2 06.08.2014 1946331 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ CAM G313HZDBU0ANH1 Android 4.4.2 06.08.2014 1946331 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ SMA G313HZDBU0ANH1 Android 4.4.2 06.08.2014 1946331 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ GLB G313HZDBU0ANH1 Android 4.4.2 06.08.2014 1946331 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ NPL G313HZDDU0ANG3 Android 4.4.2 30.07.2014 1946331 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ SLK G313HZDDU0ANG3 Android 4.4.2 30.07.2014 1946331 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ BNG G313HZDDU0ANG3 Android 4.4.2 30.07.2014 1946331 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ XME G313HZDBU0ANG5 Android 4.4.2 29.07.2014 1946331 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ GLB G313HZDBU0ANG5 Android 4.4.2 29.07.2014 1946331 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ XXV G313HZDBU0ANG5 Android 4.4.2 29.07.2014 1946331 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ XSE G313HZDBU0ANG5 Android 4.4.2 29.07.2014 1946331 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ XTE G313HZDBU0ANG5 Android 4.4.2 29.07.2014 1946331 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ SMA G313HZDBU0ANG5 Android 4.4.2 29.07.2014 1946331 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ XTC G313HZDBU0ANG5 Android 4.4.2 29.07.2014 1946331 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ CAM G313HZDBU0ANG5 Android 4.4.2 29.07.2014 1946331 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ BNG G313HZDDU0ANG2 Android 4.4.2 23.07.2014 1946331 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ CAM G313HZDBU0ANG4 Android 4.4.2 23.07.2014 1946331 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ XME G313HZDBU0ANG4 Android 4.4.2 23.07.2014 1946331 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ XTC G313HZDBU0ANG4 Android 4.4.2 23.07.2014 1946331 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ XTE G313HZDBU0ANG4 Android 4.4.2 23.07.2014 1946331 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ SMA G313HZDBU0ANG4 Android 4.4.2 23.07.2014 1946331 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ XXV G313HZDBU0ANG4 Android 4.4.2 23.07.2014 1946331 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ XSE G313HZDBU0ANG4 Android 4.4.2 23.07.2014 1946331 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ GLB G313HZDBU0ANG4 Android 4.4.2 23.07.2014 1946331 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ XTE G313HZDBU0ANG1 Android 4.4.2 04.07.2014 1946331 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ CAM G313HZDBU0ANG1 Android 4.4.2 04.07.2014 1946331 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ XME G313HZDBU0ANG1 Android 4.4.2 04.07.2014 1946331 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ XXV G313HZDBU0ANG1 Android 4.4.2 04.07.2014 1946331 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ XSE G313HZDBU0ANG1 Android 4.4.2 04.07.2014 1946331 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ XTC G313HZDBU0ANG1 Android 4.4.2 04.07.2014 1946331 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ SMA G313HZDBU0ANG1 Android 4.4.2 04.07.2014 1946331 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ GLB G313HZDBU0ANG1 Android 4.4.2 04.07.2014 1946331 Unlock Download File
SM-G313HZ SM-G313HZ BNG G313HZDDU0ANF5 Android 4.4.2 25.06.2014 1946331 Unlock Download File
http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html